Lompat ke isi utama

Berita

Asah Kualitas Putusan, Bawaslu Kabupaten Gianyar Aktif dalam Review Penyelesaian Sengketa Se-Bali.

Asah Kualitas Putusan, Bawaslu Kabupaten Gianyar Aktif dalam Review Penyelesaian Sengketa Se-Bali.

Gianyar - Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar mengikuti Review Pemahaman Materi Chapter VI: Teknis Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Pemilihan dalam rangka Program Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis (Bimtek) SDM Pengawas se-Provinsi Bali, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali melalui media daring Zoom.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus evaluasi bersama terhadap pemahaman materi, khususnya dalam penyusunan dan penetapan Putusan Adjudikasi oleh masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota. Fokus pembahasan hari ini adalah mengulas putusan-putusan yang telah dibuat, kemudian dikaji bersama untuk mendapatkan masukan konstruktif demi penyempurnaan ke depan.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bali, I Gede Sutrawan, dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum formalitas, melainkan ruang belajar kolektif bagi seluruh jajaran pengawas pemilu.

“Kegiatan ini adalah wadah belajar dan peningkatan kapasitas bagi kita semua. Tidak ada yang paling benar atau paling sempurna. Justru dari diskusi dan pertukaran gagasan inilah kita bisa saling menguatkan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa forum ini menjadi ajang strategis untuk bertukar pikiran antarpenyelenggara pemilu, khususnya di lingkungan Bawaslu, sehingga kualitas penyelesaian sengketa dapat semakin profesional, transparan, dan berkeadilan.

Dalam sesi pemaparan, beberapa Bawaslu Kabupaten/Kota menyampaikan presentasi terkait Putusan Adjudikasi yang telah mereka buat. Berbagai masukan dan tanggapan disampaikan secara terbuka dan konstruktif, mencerminkan semangat kolektif untuk terus memperbaiki kualitas kelembagaan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, turut memberikan masukan dan tanggapan terhadap putusan yang dipaparkan. Ia menekankan pentingnya sikap rendah hati dan keterbukaan dalam setiap proses pembelajaran.

“Kegiatan ini adalah wadah kita bersama untuk belajar. Apa yang dibuat Bawaslu Kabupaten Gianyar belum tentu lebih baik dari kabupaten/kota lainnya. Karena itu, masukan dari rekan-rekan semua sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kualitas sebuah putusan tidak hanya dinilai dari aspek formal, tetapi juga dari ketepatan analisis, pertimbangan hukum, serta keberpihakan pada prinsip keadilan dan kepastian hukum.

“Melalui forum seperti ini, kita diuji untuk terus mengasah kemampuan analisis hukum dan ketelitian dalam menyusun pertimbangan. Semakin sering kita berdiskusi, semakin matang pula kualitas putusan yang kita hasilkan,” tambahnya.

Partisipasi aktif Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM pengawas, khususnya dalam penyelesaian sengketa proses Pemilu dan Pemilihan. Dengan semangat belajar tanpa henti, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu se-Provinsi Bali semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas pengawasan demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas.