Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gianyar Konsolidasi Demokrasi ke DPD Partai Golkar, Bahas Sipol hingga Masa Depan Pemilu.

Bawaslu Gianyar Konsolidasi Demokrasi ke DPD Partai Golkar, Bahas Sipol hingga Masa Depan Pemilu.

Gianyar - Bawaslu Kabupaten Gianyar terus memperkuat konsolidasi demokrasi dengan seluruh pemangku kepentingan politik. Kali ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar melaksanakan konsolidasi demokrasi ke Kantor DPD Partai Golkar Tingkat II Kabupaten Gianyar, Senin (9/2/2026).

Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Oka, serta Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Gianyar, Putu Cahaya Santiyuda, S.IP. Suasana diskusi berlangsung terbuka dan dialogis, mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya pemutakhiran data kepengurusan partai politik, khususnya pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).

“Apabila terdapat perubahan kepengurusan Partai Golkar, kami harapkan dapat segera disampaikan dan dimutakhirkan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Hal ini penting untuk mendukung akurasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan,” ujar Hartawan.

Ia juga menegaskan bahwa ketertiban administrasi partai politik merupakan bagian penting dalam menjaga integritas tahapan kepemiluan, meskipun saat ini berada pada masa non-tahapan.

Dalam diskusi tersebut, turut dibahas isu strategis terkait Rancangan Perubahan Undang-Undang Pemilu. I Gusti Ngurah Oka menyampaikan pandangannya mengenai perlunya evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu serentak.

“Pelaksanaan pemilu serentak dengan lima jenis pemilihan dalam satu waktu menurut kami perlu diefisiensikan. Bisa dipertimbangkan pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu lokal, agar masyarakat tidak bingung dengan banyaknya surat suara dan padatnya agenda kampanye,” ungkapnya.

Menurutnya, kompleksitas pemilu yang terlalu padat berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat serta hiruk pikuk politik yang berlebihan.

Selain itu, isu partisipasi pemilih muda juga menjadi perhatian serius dalam diskusi tersebut. I Gusti Ngurah Oka menilai perlu adanya langkah konkret untuk mencegah sikap apatis generasi muda terhadap politik dan pemilu.

“Anak muda adalah penentu masa depan bangsa. Kita perlu memikirkan bersama bagaimana mendorong mereka agar tidak apatis terhadap politik dan mau terlibat aktif dalam proses demokrasi,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Gianyar, Putu Cahaya Santiyuda, S.IP, menekankan pentingnya peran lembaga penyelenggara pemilu, khususnya Bawaslu, dalam merangkul generasi muda.

“Instansi terkait perlu lebih aktif melibatkan anak muda dalam proses pemilu, agar tidak terjadi perpecahan di kalangan pemuda saat pelaksanaan pemilu. Peran Bawaslu sangat strategis karena memiliki tugas memberikan pendidikan politik sekaligus menjaga demokrasi,” jelasnya.

Ia juga berharap pemerintah dapat semakin mendorong penguatan peran Bawaslu dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, terutama dalam pendidikan politik bagi masyarakat.

“Dengan pendidikan politik yang berkelanjutan, kami optimistis masyarakat, khususnya generasi muda, akan semakin peduli terhadap demokrasi dan berpartisipasi secara sehat dalam pemilu,” pungkasnya.

Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan partai politik demi terciptanya demokrasi yang berkualitas, inklusif, dan berintegritas tanpa mengabaikan porsi dan netralitas dari Lembaga Penyelenggara Pemilu, dalam hal ini Badan Pengawas Pemilihan Umum.