Bawaslu Gianyar Siap Turun ke Desa: Awasi, Edukasi, dan Jaga Hak Pilih Masyarakat
|
Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar, I Wayan Gede Sutirta, menegaskan pentingnya pengawasan aktif terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), bahkan hingga ke tingkat desa. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) PDPB Triwulan IV yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar di Kantor Camat Sukawati, Selasa (21/10).
Rakor yang diselenggarakan KPU Kabupaten Gianyar ini menjadi forum untuk memaparkan perkembangan dan hasil pelaksanaan PDPB hingga Triwulan III. Dalam kesempatan tersebut, KPU merinci data terkini mengenai jumlah pemilih dan dinamikanya.
Menanggapi paparan KPU, I Wayan Gede Sutirta kemudian menyampaikan langkah-langkah konkret yang telah dilakukan Bawaslu dalam pengawasan uji petik data pemilih. Pengawasan uji petik ini merupakan metode penting untuk memastikan akurasi data dan menindaklanjuti potensi ketidaksesuaian.
"Kami telah melakukan pengawasan uji petik untuk memastikan setiap data yang diperbarui KPU adalah valid. Akurasi data pemilih ini adalah kunci integritas Pemilu yang akan datang," tegas Sutirta.
Poin penting lain yang disampaikan Sutirta adalah permintaan agar Bawaslu dilibatkan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan di tingkat desa, khususnya sebagai sarana sosialisasi.
Menurut Sutirta, keterlibatan di desa tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan, tetapi juga sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai pentingnya pemutakhiran data pemilih dan peran pengawasan Pemilu.
"Kami meminta kepada Kepala Desa yang hadir pada hari ini untuk melibatkan Bawaslu dalam setiap kegiatan di desa, utamanya sebagai kegiatan sosialisasi. Ini bukan hanya masalah pengawasan, tapi masalah edukasi. Dengan turun langsung, masyarakat lebih sadar akan hak pilihnya, dan ini akan membuat data pemilih kita semakin valid dan partisipasi meningkat," jelas Sutirta.
Pertemuan ini menjadi penekanan bagi KPU dan Bawaslu di Gianyar untuk terus berkolaborasi memastikan data pemilih akurat menjelang tahapan Pemilu selanjutnya.