Bawaslu Gianyar Sisir Data Pemilih di Desa Guwang dan Ketewel: Dorong Masyarakat Jadi Pengawas Partisipatif
|
Gianyar, 31 Oktober 2025– Suasana hangat terlihat di Desa Guwang dan Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, ketika jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar turun langsung ke lapangan melaksanakan kegiatan uji petik Data Pemilih Berkelanjutan. Dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan, jajaran Bawaslu Gianyar menyusuri gang-gang desa untuk memastikan keakuratan data pemilih sekaligus menyapa warga dari rumah ke rumah.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk memastikan bahwa data pemilih benar-benar valid dan akurat, terutama dalam mengidentifikasi pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), seperti pemilih yang sudah meninggal, pindah domisili, atau tidak lagi berdomisili di wilayah setempat.
“Validitas data pemilih adalah fondasi utama dalam pelaksanaan pemilu yang berintegritas. Jangan sampai ada yang tidak berhak justru masuk dalam daftar, sementara yang berhak malah terlewat,” ujar Hartawan.
Tak hanya sekadar melakukan verifikasi data, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan sosialisasi kelembagaan Bawaslu. Warga diberikan pemahaman tentang peran penting Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi, serta bagaimana masyarakat bisa turut serta menjadi pengawas partisipatif di lingkungannya masing-masing.
“Kami ingin masyarakat merasa memiliki peran. Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu, tetapi juga oleh masyarakat itu sendiri. Jika menemukan data yang tidak akurat, mulai dari keluarga sendiri, jangan ragu untuk melapor ke posko aduan Bawaslu,” tegasnya.
Respon masyarakat pun cukup positif. Beberapa warga tampak antusias berdialog dengan tim Bawaslu, menanyakan tata cara pelaporan dan cara memastikan namanya sudah benar tercatat dalam daftar pemilih.
Kegiatan uji petik ini juga sekaligus menjadi bentuk pendekatan humanis Bawaslu terhadap masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, Bawaslu ingin menunjukkan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tentang aturan dan data, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat.
“Pendekatan langsung seperti ini membuat masyarakat lebih terbuka. Kami bisa mendengar keluhan dan masukan mereka secara langsung,” tambah Hartawan.
Melalui kegiatan yang berlangsung di dua desa tersebut, Bawaslu Gianyar berharap masyarakat semakin sadar bahwa pemilu yang bersih berawal dari data pemilih yang bersih. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci suksesnya pengawasan bersama.
Kegiatan serupa rencananya akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Gianyar sebagai langkah berkelanjutan dalam memastikan kualitas demokrasi tetap terjaga.