Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU KABUPATEN GIANYAR HADIR DALAM MPLS SMA PGRI BLAHBATUH, BERIKAN EDUKASI PENGAWASAN PEMILU

BAWASLU KABUPATEN GIANYAR HADIR DALAM MPLS SMA PGRI BLAHBATUH, BERIKAN EDUKASI PENGAWASAN PEMILU

BAWASLU KABUPATEN GIANYAR HADIR DALAM MPLS SMA PGRI BLAHBATUH, BERIKAN EDUKASI PENGAWASAN PEMILU

Blahbatuh – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu 23 Juli 2025, Bawaslu Kabupaten Gianyar kembali melanjutkan program sosialisasi kepemiluan bagi kalangan pelajar. Kali ini, sosialisasi digelar di SMA PGRI Blahbatuh dengan menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, sebagai narasumber utama.

Dalam kesempatan tersebut, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti menyampaikan materi mengenai peran penting Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu, sekaligus memberikan edukasi mengenai bagaimana pengawasan dilakukan untuk menjamin terselenggaranya Pemilu yang jujur, adil, dan demokratis. Para siswa diperkenalkan pada fungsi, wewenang, serta struktur kelembagaan Bawaslu, termasuk nilai-nilai integritas yang harus dijunjung tinggi dalam proses demokrasi.

“Keterlibatan generasi muda, khususnya pelajar, sangat penting dalam membangun kesadaran demokrasi. Pemilu bukan sekadar proses memilih, melainkan wujud partisipasi aktif dalam menentukan arah masa depan bangsa,” ujar Ni Luh Putu Reika Chrisyanti di hadapan peserta MPLS.

Selain memberikan pemahaman tentang pengawasan pemilu, Bawaslu Kabupaten Gianyar juga mengajak para siswa untuk mengenal potensi pelanggaran yang sering terjadi dalam tahapan pemilu, serta bagaimana peran masyarakat, termasuk kalangan pelajar, dapat membantu mencegahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa. Kepala SMA PGRI Blahbatuh menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bawaslu Kabupaten Gianyar yang telah memberikan wawasan baru tentang demokrasi dan pengawasan pemilu.

Program sosialisasi Bawaslu ke sekolah-sekolah ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran politik sejak dini, sehingga para generasi muda diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif tentang proses demokrasi dan mampu menjadi pemilih cerdas di masa mendatang.