Bawaslu Kabupaten Gianyar Terima Supervisi Bawaslu Bali, Fokus Finalisasi DIM dan Serapan Anggaran Akhir Tahun
|
Gianyar, 2 Desember 2025 — Bawaslu Kabupaten Gianyar menerima supervisi dari Bawaslu Provinsi Bali bertempat di Kantor Bawaslu Gianyar pada Selasa, 2 Desember 2025. Kegiatan supervisi ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, didampingi Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Gede Sutrawan, serta jajaran sekretariat.
Supervisi ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi kelembagaan untuk memperkuat kinerja pengawasan pemilu dan pemilihan, sekaligus memastikan sinkronisasi program serta penyelarasan kebijakan menjelang tutup tahun 2025.
Salah satu bahasan dalam supervisi adalah pengisian Daftar Inventarisasi Masalah (DIM), dokumen yang memuat rangkuman persoalan, tantangan, temuan, dan rekomendasi perbaikan berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pengawasan tahapan Pemilu dan Pemilihan sebelumnya.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Provinsi Bali menegaskan pentingnya penyusunan DIM secara objektif dan berbasis data lapangan.
“DIM bukan sekadar administrasi, tetapi bahan evaluasi strategis untuk memperbaiki sistem pengawasan di Indonesia. Karena itu, setiap temuan harus dicatat dengan jujur, rinci, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suguna.
Ia menambahkan bahwa dokumen DIM akan menjadi referensi penting dalam proses penyusunan regulasi serta penyempurnaan kewenangan kelembagaan di masa mendatang.
“Ketika kita bicara peningkatan integritas pemilu, maka dimulai dari evaluasi yang akurat. Data yang kurang lengkap akan menghasilkan kebijakan yang kurang tepat, dan itu yang harus kita hindari,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Gede Sutrawan, memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai fungsi strategis DIM secara nasional.
“DIM yang disusun bukan hanya menjadi arsip, tetapi akan dikompilasi dan dirumuskan sebagai masukan substantif untuk memperkuat peran dan kewenangan pengawas pemilu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sutrawan menyampaikan bahwa DIM memiliki dampak langsung terhadap arah penguatan kelembagaan Bawaslu ke depan.
“Masukan dari kabupaten dan kota akan menentukan kualitas rekomendasi kita. Jika DIM kuat, maka kita memiliki pijakan untuk mendorong terwujudnya Undang-Undang Pemilu dan Pemilihan yang efektif, berkeadilan, dan menjamin integritas penyelenggaraan pemilu,” tambahnya.
Selain pembahasan DIM, supervisi juga menitikberatkan pada langkah-langkah percepatan serapan anggaran Tahun 2025. Dalam arahannya, Suguna menggarisbawahi bahwa efektivitas anggaran merupakan bagian dari akuntabilitas lembaga.
“Optimalisasi anggaran harus sejalan dengan ketentuan hukum dan prinsip kehati-hatian. Serapan tinggi tanpa akuntabilitas bukan prestasi, tetapi risiko,” ucapnya.
Beliau juga menekankan agar setiap satuan kerja segera menyelesaikan kegiatan, pertanggungjawaban, dan administrasi agar tidak terjadi beban kerja menumpuk pada akhir tahun.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menyambut baik supervisi yang dilakukan Bawaslu Provinsi Bali. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu memperkuat koordinasi dan standarisasi kinerja pengawasan.
“Supervisi ini bukan sekadar evaluasi, tetapi ruang pembelajaran. Kami sangat terbantu dengan arahan langsung dari Bawaslu Provinsi,” tutur Hartawan.
Ia memastikan jajarannya siap menindaklanjuti dua fokus utama supervisi penyempurnaan penyusunan DIM dan percepatan serapan anggaran.
“Bawaslu Gianyar berkomitmen untuk menyempurnakan pengisian DIM secara teliti, berbasis fakta di lapangan, dan dikerjakan secara kolektif. Kami juga siap memaksimalkan serapan anggaran sesuai ketentuan tanpa mengurangi prinsip kehati-hatian,” tegasnya.
Sebagai penutup, Hartawan menekankan komitmen lembaganya untuk terus meningkatkan kualitas kinerja pengawasan.
“Tujuan akhirnya adalah menjaga marwah demokrasi. Bawaslu Gianyar akan selalu bekerja profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pemilu,” tandasnya.
Supervisi Bawaslu Bali ke Bawaslu Kabupaten Gianyar semakin mempertegas komitmen bersama untuk mendorong pengawasan pemilu yang lebih akuntabel dan berintegritas, sinkronisasi program pengawasan pada seluruh tingkatan, peningkatan kualitas evaluasi melalui DIM, serta optimalisasi tata kelola anggaran tanpa menyalahi ketentuan hukum.
Dengan terselenggaranya supervisi ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan kesiapan untuk terus meningkatkan kinerja kelembagaan demi terwujudnya pemilu yang demokratis, berkeadilan, dan menjaga kepercayaan publik.