Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Provinsi Bali Lakukan Monev di Gianyar, Tekankan Pentingnya Pendidikan Politik dan Sosialisasi Berkelanjutan

Bawaslu Provinsi Bali Lakukan Monev di Gianyar, Tekankan Pentingnya Pendidikan Politik dan Sosialisasi Berkelanjutan

Gianyar, 10 Oktober 2025 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ke Bawaslu Kabupaten Gianyar pada Jumat (10/10/2025). Agenda ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Bawaslu RI yang digelar pada 7–9 September 2025 lalu, khususnya terkait pelaksanaan kegiatan pencegahan pada Triwulan III tahun 2025.

Dalam kunjungan tersebut, tim Bawaslu Provinsi Bali melakukan pembahasan sekaligus verifikasi terhadap data form pencegahan yang telah diinput oleh Bawaslu Gianyar. Proses ini bertujuan memastikan seluruh langkah pencegahan berjalan sesuai pedoman dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substansial.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, menegaskan pentingnya dokumentasi setiap kegiatan pencegahan yang telah dilakukan jajaran pengawas. Menurutnya, dokumentasi bukan hanya bentuk pertanggungjawaban, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen pengawasan pemilu yang partisipatif dan berintegritas.

“Meski saat ini berada pada masa non-tahapan, sosialisasi kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Sekalipun tanpa anggaran, pendidikan politik harus terus digelorakan agar masyarakat semakin memahami pentingnya pemilu yang bersih dan demokratis,” tegas Ariyani.

Ia menambahkan, upaya pencegahan dan pendidikan politik harus menjadi gerakan berkelanjutan. Tidak hanya dilakukan saat momentum pemilu, melainkan menjadi budaya sadar politik yang tumbuh di tengah masyarakat. Dengan begitu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi dapat semakin kuat.

Kegiatan monev ini juga menjadi ruang evaluasi bersama antara Bawaslu Provinsi dan Kabupaten untuk memperkuat strategi pencegahan pelanggaran pemilu di lapangan. Harapannya, sinergi dan kolaborasi ini mampu menghadirkan pengawasan pemilu yang lebih efektif, transparan, serta dekat dengan masyarakat.