Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Publikasi Akurat dan Akuntabel, Bawaslu Gianyar Ikuti Peningkatan Kapasitas Se-Provinsi Bali.

Dorong Publikasi Akurat dan Akuntabel, Bawaslu Gianyar Ikuti Peningkatan Kapasitas Se-Provinsi Bali.

Gianyar - Belajar tak mengenal waktu dan tempat. Komitmen itu kembali ditegaskan oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar saat mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis (Bimtek) SDM Pengawas Se-Provinsi Bali Chapter VII: Teknik Produksi dan Optimalisasi Konten Kehumasan, yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Bali, Ketut Aritani. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya profesionalisme dan ketelitian dalam setiap produk publikasi kelembagaan.

“Dalam setiap penulisan berita, prinsip 5W+1H wajib menjadi dasar. Siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana harus tersaji secara utuh agar informasi tidak menimbulkan tafsir yang keliru,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap konten yang dipublikasikan merupakan representasi institusi. Karena itu, akurasi dan tanggung jawab menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

“Publikasi yang keluar dari lembaga harus bisa dipertanggungjawabkan. Isinya harus sesuai dengan fakta kegiatan yang dilaksanakan. Jangan sampai kecepatan mengalahkan ketepatan,” tambahnya.

Selain menekankan kualitas, Ketut Aritani juga menggarisbawahi pentingnya konsistensi dan kuantitas publikasi sebagai bagian dari strategi membangun kepercayaan publik. Menurutnya, optimalisasi konten kehumasan bukan sekadar soal banyaknya berita yang tayang, tetapi juga tentang nilai informasi dan dampaknya bagi masyarakat.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi jajaran kehumasan di tingkat kabupaten.

“Kami menyadari bahwa dinamika informasi saat ini sangat cepat. Tantangan kami adalah menjaga ritme publikasi tanpa mengurangi kualitas dan ketepatan substansi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen jajaran Bawaslu Gianyar untuk terus meningkatkan kapasitas diri serta memperkuat koordinasi dengan Bawaslu Provinsi Bali apabila menemukan kendala di lapangan.

“Kami akan terus belajar bersama. Jika ada hambatan, kami tidak ragu untuk berkoordinasi dan meminta arahan. Semangatnya adalah membangun kehumasan yang profesional, responsif, dan kredibel,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat fungsi kehumasan sebagai garda terdepan penyampaian informasi publik, sekaligus memastikan setiap pesan yang disampaikan selaras dengan nilai transparansi dan akuntabilitas lembaga.