Jaga Alam dari Sampah, Bawaslu Bali Luncurkan Program JALA di Pantai Goa Lawah
|
Klungkung — Kebersihan lingkungan bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan komitmen bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, di sela-sela kegiatan launching program JALA Bawaslu Bali (Jaga Alam dan Lingkungan), Jumat (10/4/2026), yang berlangsung di kawasan Pantai Goa Lawah, Klungkung, Bali.
Program yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Bali ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam mengurangi dan mengendalikan sampah di ruang publik. Kegiatan ini juga diikuti dengan aksi bersih-bersih pantai sebagai bentuk implementasi langsung dari semangat yang diusung.
Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, menegaskan bahwa program JALA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen kelembagaan dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan.
“Program ini merupakan wujud nyata komitmen Bawaslu dalam menjaga lingkungan sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2025 tentang Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian, serta Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai kepedulian lingkungan juga menjadi bagian dari budaya kerja Bawaslu,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberlanjutan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh jajaran dan masyarakat.
“Kami berharap program ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus dilaksanakan secara konsisten dan menjadi gerakan bersama yang berdampak luas,” imbuhnya.
Sementara itu, I Wayan Hartawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu Provinsi Bali dalam menghadirkan program yang tidak hanya berdampak pada internal lembaga, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah atau lembaga tertentu. Melalui program seperti ini, kita diajak untuk lebih sadar bahwa tindakan kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan, memiliki dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan,” ujarnya.
Hartawan juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif yang dimulai dari hal-hal sederhana.
“Jika kesadaran ini terus kita jaga dan tularkan, saya yakin lingkungan yang bersih dan asri bukan hanya menjadi harapan, tetapi akan menjadi kenyataan yang kita nikmati bersama,” tambahnya.
Dengan diluncurkannya program JALA Bawaslu Bali, diharapkan semangat menjaga alam dan lingkungan dapat terus digaungkan, tidak hanya di lingkungan Bawaslu, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.