Kampus dan Pengawas Pemilu Bertemu, Hal Ini Jadi Sorotan dalam Pertemuan di Gianyar
|
Gianyar - “Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Universitas Ngurah Rai. Bawaslu pada prinsipnya sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan dunia akademik. Kami berharap ke depan Bawaslu Gianyar dapat dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan kampus yang berkaitan dengan pendidikan demokrasi, sehingga nilai-nilai pengawasan partisipatif juga dapat semakin dikenal oleh mahasiswa,” Ujar Hartawan saat menerima Audiensi dari Universitas Ngurah Rai pada Senin (9/3/2026).
Kepala Program Studi Administrasi Publik Universitas Ngurah Rai, I Wayan Arya Sugiarta, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya membuka peluang kerja sama dengan Bawaslu Gianyar, khususnya dalam menciptakan ruang diskusi dan sosialisasi yang dapat meningkatkan literasi demokrasi di kalangan masyarakat maupun mahasiswa.
“Kami siap berkolaborasi dengan Bawaslu Kabupaten Gianyar apabila diperlukan ruang-ruang untuk berdiskusi maupun bersosialisasi bersama. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat turut berkontribusi dalam membangun masyarakat yang semakin melek demokrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Universitas Ngurah Rai, I Nyoman Suargita, menyambut baik harapan tersebut dan menyampaikan bahwa kerja sama tersebut berpotensi untuk diformalkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Ngurah Rai dan Bawaslu Kabupaten Gianyar.
Menurutnya, PKS tersebut nantinya dapat bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan demokrasi dan kepemiluan. Selain itu, kerja sama tersebut juga dapat membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam praktik kelembagaan.
“Apabila diperlukan, kami akan mengusulkan pembuatan Perjanjian Kerja Sama antara Universitas Ngurah Rai dan Bawaslu Gianyar. Tujuannya tentu untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan demokrasi, penelitian terkait kepemiluan, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Suargita.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan Bawaslu Gianyar diharapkan dapat menjadi salah satu lokasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Administrasi Publik, agar mereka dapat memperoleh pengalaman langsung terkait tata kelola kelembagaan dan pengawasan pemilu.
“Mahasiswa tentu membutuhkan ruang belajar yang nyata di lapangan. Kami berharap nantinya Bawaslu Gianyar dapat menerima mahasiswa yang akan melaksanakan PKL, sehingga mereka bisa belajar secara langsung mengenai proses pengawasan pemilu, tata kelola kelembagaan, serta dinamika demokrasi di daerah,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif yang dibangun oleh jajaran Universitas Ngurah Rai. Menurutnya, sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan perguruan tinggi sangat penting dalam memperkuat pendidikan demokrasi.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan institusi pendidikan tinggi. Kedua pihak sepakat bahwa kerja sama tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai program edukasi demokrasi yang lebih luas, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, partisipatif, dan memiliki kepedulian terhadap kualitas demokrasi di Indonesia.