Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Gianyar Hadiri Diskusi Publik tentang Partisipasi Anak Muda dalam Demokrasi Digital

Ketua Bawaslu Gianyar Hadiri Diskusi Publik tentang Partisipasi Anak Muda dalam Demokrasi Digital

Gianyar, 29 Januari 2025 — Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menghadiri kegiatan Diskusi Publik dengan tema “Clicktivism: Menilai Kualitas Partisipasi Anak Muda dalam Ketahanan Demokrasi Digital” yang diselenggarakan oleh Universitas Warmadewa, Kamis (29/1/2025).

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai ruang diskusi dan refleksi untuk membahas berbagai bentuk partisipasi politik anak muda di era digital, khususnya fenomena clicktivism serta kaitannya dengan ketahanan demokrasi digital di Indonesia.

Kehadiran Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Bawaslu terhadap upaya penguatan literasi demokrasi dan peningkatan kesadaran publik, terutama di kalangan generasi muda, terhadap tantangan demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Pada akhir kegiatan, Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar I Wayan Hartawan menyampaikan pesan dan kesannya atas terselenggaranya diskusi publik tersebut. Ia mengapresiasi ruang dialog yang dibangun oleh Universitas Warmadewa sebagai bagian dari upaya penguatan demokrasi digital.

“Diskusi publik ini sangat positif karena memberikan ruang bagi anak muda untuk berdiskusi secara terbuka dan kritis mengenai peran mereka dalam demokrasi digital. Kegiatan seperti ini penting untuk terus didorong agar partisipasi generasi muda tidak hanya aktif, tetapi juga bermakna dan bertanggung jawab,” ujar Hartawan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga mampu meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu demokrasi, khususnya di era digital.

Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan edukatif dan kolaboratif yang berkontribusi pada penguatan ketahanan demokrasi, khususnya dalam konteks demokrasi digital.