Kolaborasi Bawaslu–Diskominfo Gianyar, Bentengi Publik dari Hoaks Pemilu
|
Gianyar - Pada masa non tahapan pemilu, upaya penguatan literasi demokrasi tetap menjadi prioritas. Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar membangun demokrasi yang berintegritas dan berkesadaran.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, saat melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gianyar, Selasa (5/5/2026). Dalam kesempatan itu, Hartawan menekankan bahwa masa non tahapan bukanlah masa jeda, melainkan momentum strategis untuk memperkuat pemahaman publik terhadap nilai-nilai demokrasi.
“Kami ingin memastikan bahwa kesadaran demokrasi masyarakat tetap terjaga, bahkan terus meningkat, meskipun tidak sedang dalam tahapan pemilu. Sosialisasi ini menjadi bentuk komitmen kami untuk menghadirkan demokrasi yang tidak hanya prosedural, tetapi juga berintegritas dan berkualitas,” ujar Hartawan.
Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gianyar, I Wayan Manik Suhartanta, didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Ni Luh Made Astiti. Dalam sambutannya, Manik menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Bawaslu Gianyar dalam membangun sinergi antarlembaga.
“Kami menyambut baik koordinasi ini. Diskominfo pada prinsipnya terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bawaslu, dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat. Ini sejalan dengan tugas kami dalam memastikan arus informasi yang sehat dan berkualitas,” ungkap Manik.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Gede Sutirta, menyoroti pentingnya pemanfaatan media komunikasi publik dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas. Ia berharap materi sosialisasi yang disusun Bawaslu dapat didukung melalui kanal informasi milik pemerintah daerah.
“Kami berharap video sosialisasi yang telah kami siapkan dapat ditayangkan melalui videotron milik Pemerintah Kabupaten Gianyar. Dengan begitu, pesan-pesan kepemiluan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif dan masif,” jelas Sutirta.
Di akhir kegiatan, Hartawan kembali menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya dalam menghadapi tantangan disinformasi.
“Kami percaya, dengan sinergi yang kuat bersama Diskominfo, upaya menekan penyebaran hoaks terkait kepemiluan dapat dilakukan secara lebih optimal. Edukasi yang berkelanjutan akan menjadi benteng utama dalam melindungi masyarakat dari informasi yang menyesatkan,” pungkasnya.
Melalui konsolidasi ini, diharapkan terbangun kerja sama yang berkelanjutan antara Bawaslu dan Diskominfo dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mampu memperkuat partisipasi publik dalam demokrasi, baik di masa tahapan maupun non tahapan pemilu.