Lompat ke isi utama

Berita

Penguatan Pendidikan Pemilih, Bawaslu Gianyar Hadiri Penandatanganan MoU dan PKS

Penguatan Pendidikan Pemilih, Bawaslu Gianyar Hadiri Penandatanganan MoU dan PKS

Gianyar - Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar pada Senin, 4 Mei 2026, di Ruang Kerja Bupati Gianyar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung program prioritas nasional di bidang kepemiluan.

Penandatanganan MoU dan PKS tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mendorong pendidikan politik yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus utama kerja sama ini mencakup peningkatan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula, kelompok marjinal, serta kelompok rentan. Selain itu, kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat pendataan daftar pemilih berkelanjutan sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang akurat dan berintegritas.

Dalam suasana yang penuh semangat kolaborasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar beserta jajaran komisioner, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Di antaranya Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Selain itu, hadir pula Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Gianyar dan Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Gianyar yang menunjukkan dukungan penuh dari unsur pemerintahan dan kelembagaan adat dalam menyukseskan program tersebut.

Melalui kerja sama ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid antarinstansi dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok yang selama ini kurang terakses dalam proses demokrasi. Upaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih, tetapi juga memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang setara dalam menggunakan hak pilihnya.

Kehadiran Bawaslu dalam kegiatan ini menegaskan peran strategisnya tidak hanya sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam penguatan kualitas demokrasi. Dengan kolaborasi yang terjalin, Kabupaten Gianyar diharapkan mampu menjadi contoh dalam pelaksanaan pendidikan pemilih dan pengelolaan data pemilih yang berkelanjutan, akurat, serta inklusif.