Lompat ke isi utama

Berita

Pensiun dari Polri ? Jangan Lupa Perbarui Data Agar Tetap Bisa Memilih !

Pensiun dari Polri ? Jangan Lupa Perbarui Data Agar Tetap Bisa Memilih !

Gianyar - “Jika sudah pensiun sebagai anggota Polri, hendaknya kolom pekerjaan juga diubah. Dengan begitu data dapat kami sampaikan kepada KPU Kabupaten Gianyar dan Bapak/Ibu tetap bisa menggunakan hak pilih nantinya.”

Pesan tersebut disampaikan oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar kepada para pensiunan anggota Polri saat melakukan kegiatan uji petik data pemilih di wilayah Kecamatan Ubud, Tegallalang, dan Gianyar, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam menjaga kualitas dan integritas demokrasi, khususnya melalui pengawasan terhadap keakuratan data pemilih. Uji petik menyasar dua kelompok masyarakat, yakni pensiunan anggota Polri serta warga yang telah beralih status menjadi anggota aktif Polri.

Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Gede Sutirta menyampaikan bahwa perubahan status pekerjaan memiliki pengaruh penting terhadap status seseorang dalam daftar pemilih.

“Ketika seseorang masih tercatat sebagai anggota aktif Polri, maka yang bersangkutan tidak masuk dalam daftar pemilih. Sebaliknya, jika sudah pensiun, maka hak pilihnya kembali dan data kependudukannya perlu diperbarui agar dapat dimasukkan dalam daftar pemilih,” jelasnya.

Melalui kegiatan uji petik ini, jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar melakukan verifikasi langsung di lapangan, berdialog dengan masyarakat, mencermati kesesuaian data administrasi kependudukan, serta memberikan pemahaman terkait pentingnya pemutakhiran data pemilih.

Selain melakukan pengecekan data, Bawaslu juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memastikan akurasi data diri mereka.

“Pemutakhiran data pemilih tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Ketika ada perubahan status pekerjaan, alamat, ataupun kondisi lainnya, masyarakat diharapkan segera memperbarui data agar tidak terjadi kesalahan dalam daftar pemilih,” tambahnya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilu. Dengan keterlibatan masyarakat secara langsung, potensi ketidaksesuaian data dapat dideteksi sejak dini dan segera diperbaiki.

Melalui kegiatan uji petik ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar berharap kualitas data pemilih semakin akurat dan dapat dipercaya. Data pemilih yang valid menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan transparan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak pilih benar-benar tercatat dengan tepat. Bawaslu hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi,” tutupnya.

Dengan upaya pengawasan yang terus dilakukan secara langsung di lapangan, Bawaslu Kabupaten Gianyar berkomitmen untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan lebih akurat, kredibel, dan terpercaya.