Perkuat Profesionalitas Pengawas, Bawaslu Gianyar Ikuti Peningkatan Kapasitas SDM Se-Bali Chapter III
|
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pengawasan Pemilu dan Pemilihan, seluruh jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gianyar kembali mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu Se-Provinsi Bali Chapter III yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi jajaran pengawas Pemilu se-Bali untuk memperkuat kapasitas, khususnya dalam memperdalam pemahaman teknis serta substansi proses analisis dan evaluasi mendalam terhadap mekanisme hukum dalam penanganan berbagai bentuk pelanggaran Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Materi bimbingan teknis disampaikan langsung oleh Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Bali, Gde Sutrawan. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa Kajian Akhir Pemilu dan Pemilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses penanganan pelanggaran.
“Kajian akhir bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan produk intelektual pengawas Pemilu yang menggambarkan kualitas analisis hukum dan ketepatan dalam menilai sebuah peristiwa pelanggaran,” tegas Gde Sutrawan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kajian akhir berfungsi sebagai fondasi penting dalam memastikan setiap penanganan pelanggaran dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Melalui kajian akhir yang kuat, pengawas Pemilu tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menjaga marwah demokrasi serta kepercayaan publik terhadap proses Pemilu dan Pemilihan,” tambahnya.
Dengan mengikuti kegiatan ini, jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas penanganan pelanggaran, mulai dari tahapan penerimaan laporan hingga penyusunan kajian akhir yang komprehensif dan berbasis fakta hukum.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini sekaligus menjadi komitmen Bawaslu dalam menyiapkan SDM pengawas yang adaptif, berintegritas, dan profesional, guna menjawab tantangan pengawasan Pemilu dan Pemilihan yang semakin kompleks ke depan.