Lompat ke isi utama

Berita

Pimpin Apel Rutin, Ketua Bawaslu Gianyar Soroti Agenda Sosialisasi Kepada Pemilih Pemula

Pimpin Apel Rutin, Ketua Bawaslu Gianyar Soroti Agenda Sosialisasi Kepada Pemilih Pemula

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gianyar melaksanakan apel rutin pada Senin (2/2/2026) yang diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar. Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan penuh semangat sebagai bentuk konsolidasi internal serta kesiapan pelaksanaan tugas pengawasan ke depan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, bertindak selaku Pembina Apel. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya kesiapan jajaran dalam melaksanakan agenda dan tugas-tugas yang telah direncanakan pada minggu berjalan, khususnya yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan pendidikan pemilih.

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah pelaksanaan kegiatan sosialisasi serta rencana penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Gianyar. Langkah ini bertujuan untuk menggencarkan sosialisasi dan pendidikan kepemiluan kepada pemilih pemula sejak dini.

Menurut Hartawan, pemilih pemula merupakan segmen strategis yang perlu mendapatkan pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban dalam demokrasi, termasuk pentingnya pengawasan partisipatif.

“Pemilih pemula adalah aset demokrasi ke depan. Melalui kerja sama dengan SMA, kita berharap sosialisasi kepemiluan dapat berjalan lebih masif, terstruktur, dan tepat sasaran,” ujar I Wayan Hartawan.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar untuk berperan aktif, menjaga soliditas, serta terus meningkatkan kualitas kinerja dalam setiap program yang dijalankan.

“Saya berharap seluruh jajaran dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga komitmen, serta menjadikan setiap kegiatan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan kesadaran demokrasi di masyarakat,” tambahnya.

Apel rutin ini menjadi momentum penting bagi Bawaslu Kabupaten Gianyar untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi internal, serta memastikan seluruh program kerja berjalan selaras dengan visi pengawasan pemilu yang berintegritas.