Lompat ke isi utama

Berita

Ruang Diskusi Kehumasan Dibuka, Bawaslu Gianyar Tingkatkan Kualitas Publikasi.

Ruang Diskusi Kehumasan Dibuka, Bawaslu Gianyar Tingkatkan Kualitas Publikasi.

Gianyar - Informasi yang disampaikan dalam setiap publikasi kelembagaan harus berlandaskan pada data dan fakta yang akurat. Hal tersebut ditegaskan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, saat kegiatan Review Pemahaman Materi Chapter VII: Teknik Produksi dan Optimalisasi Konten Kehumasan yang dilaksanakan secara daring, Jumat (6-3-2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Gianyar, termasuk Ketua dan anggota, yang pada kesempatan tersebut melakukan diskusi dan review terhadap praktik publikasi pemberitaan kelembagaan yang telah diproduksi oleh Bawaslu Kabupaten/Kota.

Dalam pemaparannya, Ketut Ariyani menekankan bahwa publikasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak hanya sekadar informatif, tetapi juga harus memiliki dasar data yang jelas serta menggambarkan kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan.

“Setiap informasi yang dipublikasikan oleh Bawaslu harus dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, penting bagi kita memastikan bahwa setiap konten kehumasan yang diproduksi bersumber dari data dan fakta yang valid,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehumasan memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga, sehingga kualitas informasi yang disampaikan harus selalu dijaga.

“Kehumasan bukan hanya menyampaikan kegiatan, tetapi juga membangun narasi yang edukatif dan kredibel kepada masyarakat. Publik harus mendapatkan informasi yang jelas, benar, dan mudah dipahami,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar I Wayan Hartawan menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas pemberitaan yang telah diproduksi oleh Bawaslu Kabupaten/Kota. Menurutnya, berbagai berita yang telah dibuat menunjukkan adanya komitmen dalam meningkatkan kualitas publikasi kelembagaan.

“Kami melihat bahwa berita-berita yang telah dibuat oleh Bawaslu Kabupaten/Kota sudah sangat baik. Namun ruang diskusi seperti ini sangat penting untuk terus memperkaya perspektif kita dalam memproduksi konten kehumasan yang lebih berkualitas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa forum diskusi dan evaluasi seperti ini menjadi sarana pembelajaran bersama bagi jajaran Bawaslu untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola informasi publik.

“Melalui forum ini kita bisa saling belajar, bertukar pengalaman, serta menambah wawasan. Dengan begitu kualitas pemberitaan kelembagaan Bawaslu dapat terus berkembang dan semakin informatif bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan review ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kehumasan Bawaslu dalam memproduksi konten publikasi yang tidak hanya menarik untuk dibaca, tetapi juga akurat, edukatif, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.