Sadarakti dan Generasi Muda Bersinergi Wujudkan Pengawasan Partisipatif di Gianyar.
|
Gianyar - Semangat pengawasan partisipatif kembali digaungkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar melalui keterlibatan aktif Kader Sadarakti dalam kegiatan Upgrading Class Finalis Duta GenRe Gianyar Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan integritas kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Kader Sadarakti Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Wayan Widarbayanti, hadir mendampingi Anggota Bawaslu Gianyar dalam memberikan materi edukatif kepada para finalis Duta GenRe. Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, mencerminkan tingginya minat generasi muda terhadap isu-isu demokrasi dan kepemiluan.
Materi yang disampaikan mencakup tugas dan fungsi Bawaslu, potensi pelanggaran pada setiap tahapan pemilu, serta bentuk-bentuk pelanggaran yang kerap muncul seperti politik uang, ujaran kebencian, dan penyebaran hoaks di media sosial. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran sebagai bentuk keberanian sipil dalam menjaga integritas proses demokrasi.
Sebagai Kader Sadarakti, Ni Wayan Widarbayanti memberikan penguatan khusus tentang pentingnya kesadaran politik dan literasi demokrasi di kalangan generasi muda. Ia menekankan bahwa pemuda bukan hanya objek politik, melainkan subjek yang memiliki daya dorong perubahan.
“Sadarakti hadir untuk membangun kesadaran bahwa demokrasi adalah tanggung jawab bersama. Anak muda harus berani bersikap, berani menolak politik uang, dan berani melapor jika menemukan pelanggaran. Itulah bentuk nyata integritas,” ungkapnya.
Ia juga mengajak para finalis Duta GenRe untuk menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing.
“Kalian adalah role model. Suara dan pengaruh kalian didengar. Gunakan itu untuk menyebarkan nilai-nilai demokrasi yang sehat dan berintegritas,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga ruang dialog dan refleksi. Para finalis aktif berdiskusi mengenai tantangan demokrasi di era digital, termasuk maraknya disinformasi dan polarisasi opini di media sosial.
Melalui sinergi antara Sadarakti dan generasi muda, Bawaslu Kabupaten Gianyar menunjukkan komitmennya dalam membangun demokrasi dari akar rumput. Upaya ini menjadi langkah nyata dalam memperluas pengawasan partisipatif serta memastikan setiap tahapan pemilu berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.
Dengan melibatkan pemuda sebagai mitra strategis, Sadarakti tidak hanya membangun kesadaran sesaat, tetapi menanamkan fondasi demokrasi yang kuat untuk masa depan Kabupaten Gianyar.