Lompat ke isi utama

Berita

SADARAKTI Guncang Panggung BLASSERA Lewat Pendidikan Demokrasi.

SADARAKTI Guncang Panggung BLASSERA Lewat Pendidikan Demokrasi.

Gianyar – SADARAKTI terus menggaungkan semangat pengawasan dan pendidikan demokrasi kepada generasi muda. Melalui kegiatan sosialisasi dan pendidikan demokrasi yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Blahbatuh, Kamis (29/1/2025), SADARAKTI hadir menyapa para pelajar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMA Negeri 1 Blahbatuh ke-23.

Kegiatan ini diisi langsung oleh Ni Kadek Novita Arisanti, sosok srikandi asal Sukawati yang dikenal aktif dalam gerakan pengawasan partisipatif. Dengan penuh semangat dan bahasa yang mudah dipahami, Novita memperkenalkan peran dan fungsi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kepada para siswa sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Demokrasi tidak hanya milik orang dewasa atau penyelenggara pemilu. Kalian, para pelajar, adalah pemilih masa depan yang punya peran besar dalam menentukan arah bangsa,” ujar Novita di hadapan ratusan siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Novita juga mengenalkan komunitas SADARAKTI (Sahabat Demokrasi Rakyat Partisipatif), sebuah komunitas yang lahir dari alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) program Bawaslu yang bertujuan mencetak agen-agen pengawas pemilu di tengah masyarakat.

“SADARAKTI hadir sebagai ruang kolaborasi anak muda dan masyarakat untuk belajar, bergerak, dan peduli terhadap demokrasi. Kami ingin pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan oleh lembaga, tetapi juga oleh rakyat,” jelasnya.

Tak hanya itu, materi sosialisasi juga menekankan pentingnya memahami syarat-syarat menjadi pemilih, sebagai bekal awal bagi para siswa yang akan memasuki usia pemilih pada Pemilu mendatang. Menurut Novita, kesadaran sebagai pemilih harus dibangun sejak dini agar lahir pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

“Menjadi pemilih bukan sekadar datang ke TPS, tetapi memahami hak dan kewajiban, serta berani menolak praktik-praktik yang mencederai demokrasi,” tegasnya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para siswa tampak aktif berdiskusi dan menyimak materi, menjadikan peringatan HUT sekolah tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga momentum menanamkan nilai-nilai demokrasi dan partisipasi sejak bangku sekolah.