Saraswati Jadi Momentum, Bawaslu Gianyar Satukan Spiritualitas dan Integritas
|
Gianyar - Persembahyangan bersama yang diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar berlangsung dengan khidmat pada Sabtu, 4 April 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperingati Hari Raya Suci Saraswati, hari yang dimaknai sebagai turunnya ilmu pengetahuan dan momentum untuk memuliakan pengetahuan sebagai sumber kehidupan.
Suasana sakral terasa sejak awal pelaksanaan persembahyangan. Seluruh jajaran hadir dengan penuh kesadaran spiritual, memanjatkan doa sebagai wujud rasa syukur sekaligus permohonan tuntunan dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan demokrasi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, yang turut berbaur dalam suasana kebersamaan dan spiritualitas.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita sebagai umat beragama tidak boleh melupakan kewajiban untuk selalu memanjatkan doa kepada Tuhan. Melalui momentum Saraswati ini, kita diingatkan bahwa ilmu pengetahuan harus dibarengi dengan kebijaksanaan dan ketulusan dalam mengabdi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hartawan juga menyampaikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Hari Raya Saraswati sejalan dengan tugas kelembagaan Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Ilmu yang kita miliki harus digunakan secara bertanggung jawab. Dalam konteks pengawasan pemilu, integritas, kejujuran, dan profesionalitas adalah bagian dari implementasi nilai-nilai luhur tersebut. Dengan doa dan pikiran yang jernih, kita berharap setiap tugas yang dijalankan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan kegiatan persembahyangan sebagai refleksi diri, tidak hanya sebagai rutinitas seremonial, tetapi sebagai upaya memperkuat komitmen moral dan etika dalam bekerja.
“Kesehatan, ketenangan pikiran, dan kelancaran dalam bertugas adalah hal yang kita mohonkan bersama. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga hati dan niat, agar setiap langkah kita tetap berada pada jalur yang benar,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar tidak hanya mempererat kebersamaan internal, tetapi juga menegaskan bahwa nilai-nilai spiritual dan budaya lokal tetap menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas pengawasan demokrasi yang berintegritas dan berkeadilan.