Lompat ke isi utama

Berita

Senyum Anak Panti Jadi Saksi, Bawaslu Gianyar Tebar Kepedulian Tanpa Batas

Senyum Anak Panti Jadi Saksi, Bawaslu Gianyar Tebar Kepedulian Tanpa Batas

Gianyar - Aksi kepedulian tak selalu hadir dalam bentuk besar, namun justru dari langkah sederhana yang tulus. Hal inilah yang tergambar dalam kegiatan Bawaslu Kabupaten Gianyar Peduli dan Berbagi yang dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026 di Panti Asuhan YAPPENATIM.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran akan pentingnya berbagi di tengah kehidupan sosial yang semakin dinamis.

“Ini bukan sekadar kegiatan formal atau agenda kelembagaan. Ini adalah panggilan hati. Sebagai manusia, kita punya tanggung jawab untuk saling peduli. Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk rasa syukur kami atas segala berkah yang telah diberikan,” ungkap Hartawan dengan penuh ketulusan.

Ia juga menekankan bahwa nilai kemanusiaan harus selalu menjadi fondasi dalam setiap langkah, bahkan di tengah tugas-tugas besar menjaga demokrasi.

“Kami mungkin hadir sebagai pengawas pemilu, tetapi di atas itu semua, kami adalah bagian dari masyarakat. Ketika melihat saudara-saudara kita yang membutuhkan, sudah sepatutnya kita hadir, berbagi, dan menguatkan. Karena sejatinya, keberadaan kita akan lebih bermakna ketika mampu memberi manfaat bagi orang lain,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Gianyar menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Namun lebih dari itu, yang terasa adalah ikatan emosional yang terbangun, obrolan ringan, hingga kebersamaan sederhana yang menciptakan kehangatan mendalam.

Wakil Ketua Panti Asuhan YAPPENATIM, Zainul, menyampaikan bahwa perhatian seperti ini memiliki arti yang jauh lebih besar daripada yang terlihat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kehadiran Bawaslu Gianyar hari ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak kami. Bantuan ini tentu sangat berarti, namun yang lebih penting adalah perhatian dan kasih sayang yang diberikan. Anak-anak merasa diperhatikan, merasa tidak sendiri,” tuturnya.

Kegiatan ini seolah menjadi pengingat bahwa di balik dinamika kehidupan dan tuntutan pekerjaan, masih ada ruang untuk berbagi dan menebarkan kebaikan. Bahwa empati tidak mengenal jabatan, dan kepedulian tidak memerlukan alasan.

Di penghujung kegiatan, senyum anak-anak panti menjadi gambaran sederhana namun kuat bahwa kebahagiaan bisa tercipta dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan hati. Bawaslu Kabupaten Gianyar pun menunjukkan bahwa integritas tidak hanya diwujudkan dalam tugas pengawasan, tetapi juga dalam aksi nyata kemanusiaan. Karena pada akhirnya, bukan seberapa besar yang kita beri, tetapi seberapa tulus kita berbagi.

“Kegiatan ini bukan akhir, justru awal dari langkah-langkah kebaikan berikutnya. Kami ingin memastikan bahwa semangat berbagi ini terus hidup dan menjangkau lebih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dalam waktu dekat, kami akan melanjutkan kegiatan ini ke Yayasan Rumah Bayi Bali,” tutup Hartawan dengan penuh optimisme.