Lompat ke isi utama

Berita

Sinergi Menuju Unit Kerja Mandiri, Bawaslu Gianyar Terima Monitoring Bawaslu Bali

Sinergi Menuju Unit Kerja Mandiri, Bawaslu Gianyar Terima Monitoring Bawaslu Bali

Gianyar — Bawaslu Kabupaten Gianyar menerima kegiatan monitoring dan supervisi terkait Pembinaan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Bali pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi serta peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan pengawas pemilu di tingkat kabupaten.

Monitoring dan supervisi tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Provinsi Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, didampingi Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Bali, I Gusti Ketut Kartika, serta jajaran staf sekretariat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai monitoring dan supervisi bukan sekadar agenda evaluasi, tetapi juga ruang strategis untuk berdiskusi, bertukar pandangan, serta memperoleh masukan konstruktif guna memperkuat kelembagaan Bawaslu.

“Masukan dan saran yang diberikan tentu sangat bermanfaat dalam memperkuat kelembagaan Bawaslu, khususnya dalam peningkatan kinerja dan tata kelola organisasi ke depan,” ujar Hartawan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Bali, I Gusti Ketut Kartika, menyampaikan bahwa salah satu target strategis Bawaslu ke depan adalah mendorong enam Bawaslu Kabupaten di Bali agar dapat bertransformasi menjadi Unit Kerja Mandiri. Menurutnya, kemandirian unit kerja menjadi fondasi penting dalam menciptakan kelembagaan yang profesional, efektif, dan akuntabel.

“Ke depan, Bawaslu di enam kabupaten di Provinsi Bali diharapkan mampu mengelola organisasi dan administrasi secara mandiri, sehingga pelayanan pengawasan pemilu dapat berjalan lebih optimal,” jelas Kartika.

Sementara itu, Koordinator SDM Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu. Ia menyampaikan bahwa seluruh jajaran Bawaslu harus terus belajar dan mengembangkan kemampuan serta pengetahuan, seiring dengan dinamika kepemiluan dan tantangan pengawasan yang semakin kompleks.

“SDM Bawaslu harus adaptif, terus meningkatkan kompetensi, serta mampu bekerja secara kolaboratif. Koordinasi dan kerja sama yang solid menjadi faktor kunci dalam memperkuat kelembagaan Bawaslu secara menyeluruh,” tegasnya.

Melalui kegiatan monitoring dan supervisi ini, diharapkan Bawaslu Kabupaten Gianyar semakin siap dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas SDM, serta mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.