Sinergi Pengawasan: Bawaslu Gianyar dan Pemerintah Desa Tegallalang Jaga Keakuratan Data Pemilih
|
Gianyar – Dalam semangat menjaga kemurnian demokrasi dan memastikan setiap suara rakyat memiliki arti, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gianyar terus bergerak aktif di lapangan. Kali ini, jajaran Bawaslu melaksanakan kegiatan uji petik data pemilih di dua desa di Kecamatan Tegallalang, yakni Desa Kenderan dan Desa Kedisan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh anggota Bawaslu Gianyar, I Wayan Gede Sutirta. Sebelum turun langsung ke lapangan lapangan, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Kenderan dan disambut hangat oleh Kepala Desa Kenderan, Dewa Gede Jaya Kesuma beserta perangkat desa.
Suasana koordinasi berlangsung akrab namun serius. Dalam pertemuan tersebut, I Wayan Gede Sutirta menegaskan bahwa kegiatan uji petik bukan sekadar pemeriksaan administratif, melainkan bentuk nyata komitmen Bawaslu dalam memastikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan bahwa data pemilih di lapangan sesuai dengan daftar yang ada. Jangan sampai ada warga yang sudah memenuhi syarat namun belum terdaftar, atau sebaliknya, ada nama yang sudah tidak memenuhi syarat tapi masih tercantum. Akurasi data pemilih menjadi kunci terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil,” ujar Sutirta di sela kegiatan.
Tim Bawaslu kemudian turun langsung ke lapangan, mendatangi rumah-rumah warga di beberapa dusun di Desa Kenderan. Dalam proses tersebut, petugas menemukan sejumlah kategori pemilih aktif, pemilih baru, hingga pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) yang perlu diverifikasi lebih lanjut.
Kepala Desa Kenderan, Dewa Gede Jaya Kesuma, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Bawaslu. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting dalam menjaga transparansi dan kualitas data pemilih di tingkat desa.
“Kami dari pemerintah desa siap bersinergi dengan Bawaslu. Kegiatan ini bukan hanya membantu dalam memastikan keakuratan data, tapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa hak pilih adalah hal berharga yang harus dijaga bersama,” ujarnya.
Setelah melakukan pengecekan di Desa Kenderan, rombongan melanjutkan kegiatan ke Desa Kedisan, yang juga menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Tegallalang. Di sana, tim Bawaslu menemukan dinamika yang hampir serupa: ada warga yang baru pindah domisili, warga pemula yang baru masuk usia memilih, serta data pemilih lama yang perlu diperbarui.
I Wayan Gede Sutirta menekankan bahwa uji petik ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh desa di Kabupaten Gianyar. Langkah ini diharapkan mampu menjadi dasar dalam memperkuat kualitas demokrasi.
“Kami tidak ingin ada satu pun warga kehilangan hak pilihnya hanya karena kesalahan data. Ini bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai pengawas pemilu untuk memastikan setiap suara rakyat benar-benar terhitung,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Gianyar menunjukkan bahwa pengawasan bukan hanya dilakukan saat hari pemungutan suara, tetapi dimulai jauh sebelum itu, dari tahap paling mendasar, yakni pemutakhiran data pemilih. Dengan kerja sama antara Bawaslu, pemerintah desa, dan masyarakat, harapannya Pemilu maupun Pemilihan Kabupaten Gianyar dapat berjalan lebih bersih, transparan, dan berintegritas tinggi.