Lompat ke isi utama

Berita

Tak Banyak yang Menyadari, Perubahan Status Data Ini Bisa Berpengaruh pada Daftar Pemilih

Tak Banyak yang Menyadari, Perubahan Status Data Ini Bisa Berpengaruh pada Daftar Pemilih

Gianyar - Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, mengapresiasi masyarakat yang telah melakukan perubahan dan pembaruan data administrasi kependudukan, khususnya terkait perubahan status pekerjaan. Menurutnya, pembaruan data tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap warga negara tercatat secara benar dalam administrasi kependudukan maupun dalam daftar pemilih.

Hal tersebut disampaikan Hartawan saat Bawaslu Kabupaten Gianyar melaksanakan kegiatan uji petik data terhadap pensiunan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di wilayah Kecamatan Sukawati, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menyasar pensiunan anggota Polri serta masyarakat yang mengalami perubahan status pekerjaan dari sipil menjadi anggota Polri.

“Kami sangat mengapresiasi perubahan data yang telah Bapak lakukan. Perubahan data ini sangat penting sebagai bentuk kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi. Data kependudukan yang akurat akan berdampak langsung pada kualitas data pemilih dalam setiap penyelenggaraan pemilu,” ujar Hartawan.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan uji petik tersebut merupakan bagian dari tugas pengawasan Bawaslu untuk memastikan kesesuaian data administrasi kependudukan dengan kondisi riil di lapangan, khususnya terkait status pekerjaan yang dapat memengaruhi hak pilih seseorang.

Sebelum melaksanakan uji petik, jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan kantor desa setempat. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bentuk pemberitahuan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah desa agar proses pengawasan berjalan lancar.

“Kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa sebelum turun ke lapangan. Hal ini penting agar kegiatan pengawasan yang kami lakukan diketahui oleh aparat desa sekaligus memperkuat kerja sama dalam memastikan validitas data masyarakat,” jelasnya.

Dari hasil uji petik yang dilakukan, Bawaslu menemukan bahwa pensiunan anggota Polri yang ditemui di lapangan telah melakukan perubahan status pekerjaan pada data administrasinya. Perubahan tersebut dinilai penting karena berpengaruh terhadap status mereka dalam daftar pemilih.

“Pensiunan anggota Polri yang kami temui sudah melakukan perubahan status pekerjaan. Data tersebut nantinya akan kami sampaikan kepada KPU Kabupaten Gianyar agar dapat ditindaklanjuti dan dimasukkan sebagai pemilih baru dalam daftar pemilih,” tambah Hartawan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap data pemilih merupakan salah satu langkah strategis untuk menjaga kualitas demokrasi. Dengan data yang akurat dan mutakhir, potensi permasalahan administrasi maupun sengketa kepemiluan di kemudian hari dapat diminimalisir.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak pilih benar-benar terdata dengan baik. Validitas data pemilih adalah fondasi penting bagi pemilu yang demokratis dan berintegritas,” tegasnya.

Melalui kegiatan uji petik ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memperbarui data kependudukan secara berkala. Selain untuk kepentingan administrasi, pembaruan data juga menjadi bagian penting dalam menjamin hak konstitusional warga negara dalam proses demokrasi.