Lompat ke isi utama

Berita

Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Dini, Bawaslu Gianyar Gelar Sosialisasi di SMKN 1 Sukawati

Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Dini, Bawaslu Gianyar Gelar Sosialisasi di SMKN 1 Sukawati

Dalam upaya menanamkan kesadaran berdemokrasi sejak dini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gianyar melaksanakan kegiatan sosialisasi kepemiluan di SMK Negeri 1 Sukawati, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini menyasar siswa dan siswi sebagai generasi muda yang kelak akan menjadi pemilih pemula dalam pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Reika menekankan pentingnya pemahaman awal mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, khususnya terkait penggunaan hak pilih.

“Pemilu bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang tanggung jawab sebagai warga negara. Karena itu, pemahaman mengenai siapa yang berhak memilih dan bagaimana prosesnya harus diketahui sejak dini,” ungkap Reika.

Lebih lanjut, Reika menjelaskan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat terdaftar sebagai pemilih, di antaranya telah berusia 17 tahun atau sudah/pernah menikah, memiliki identitas kependudukan, serta tercantum dalam daftar pemilih. Menurutnya, kelengkapan administrasi menjadi faktor penting agar hak pilih masyarakat, termasuk pemilih pemula, tidak terabaikan.

Selain menyampaikan materi terkait syarat pemilih, sosialisasi ini juga menyoroti pentingnya perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) bagi siswa dan siswi yang akan memasuki usia 17 tahun. Reika mengingatkan bahwa perekaman KTP-El merupakan langkah awal yang sangat menentukan dalam proses pemutakhiran data pemilih.

“Banyak persoalan data pemilih berawal dari belum dilakukannya perekaman KTP-El. Oleh karena itu, kami mengimbau adik-adik yang akan berusia 17 tahun agar segera melakukan perekaman, sehingga nantinya tidak kehilangan hak pilih,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar berharap para pelajar tidak hanya memahami aspek teknis kepemiluan, tetapi juga tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Dengan bekal pengetahuan yang baik, generasi muda diharapkan mampu berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di masa mendatang.