Ternyata Begini Cara Bawaslu Gianyar Pastikan Warga Tak Kehilangan Hak Pilih
|
Gianyar - “Uji petik ini merupakan salah satu tugas kami dalam mengawal data pemilih agar benar-benar valid dan sesuai antara data administrasi dengan kondisi riil di lapangan,” ujar Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti saat melakukan Uji Petik di wilayah Kecamatan Tampaksiring, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan data pemilih yang tercatat dalam administrasi benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Reika menjelaskan bahwa uji petik merupakan salah satu langkah penting yang dilakukan Bawaslu dalam mengawal validitas data pemilih, sehingga setiap warga negara yang memiliki hak pilih tetap terjamin dalam proses demokrasi.
Dalam kegiatan tersebut, pengawasan menyasar sejumlah pensiunan Polri serta masyarakat yang mengalami perubahan status menjadi anggota Polri. Perubahan status tersebut perlu dipastikan telah diikuti dengan pembaruan data kependudukan agar tidak menimbulkan permasalahan dalam daftar pemilih di kemudian hari.
Menurut Reika, setiap data pemilih yang diterima oleh penyelenggara pemilu harus mencerminkan kondisi sebenarnya di masyarakat. Ketidaksesuaian data berpotensi menimbulkan persoalan, termasuk hilangnya hak pilih warga negara.
“Jangan sampai ada masyarakat yang kehilangan hak pilihnya hanya karena data administrasi tidak diperbarui atau tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Karena itu, proses pengecekan di lapangan menjadi sangat penting,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Reika juga menyampaikan apresiasi kepada para pensiunan Polri yang telah melakukan pembaruan data kependudukan sesuai dengan status terbaru mereka.
“Kami mengapresiasi masyarakat, khususnya para pensiunan yang telah proaktif memperbarui data kependudukannya. Langkah ini sangat membantu dalam menjaga akurasi data pemilih,” tambahnya.
Lebih lanjut, Reika juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi proses pemutakhiran data pemilih sebagai bagian dari pengawasan partisipatif.
“Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Jika menemukan data yang tidak sesuai atau ada potensi kehilangan hak pilih, kami berharap masyarakat dapat menyampaikannya kepada Bawaslu,” ujarnya.
Melalui kegiatan uji petik ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar berharap data pemilih yang digunakan dalam setiap tahapan pemilu benar-benar akurat, mutakhir, dan dapat menjamin terpenuhinya hak konstitusional setiap warga negara.