Bawaslu Gianyar Turun ke Batukau, JALA BALI Jadi Aksi Nyata Peduli Lingkungan
|
Tabanan – Menjaga demokrasi tidak hanya berbicara tentang mengawal kedaulatan rakyat, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan dan nilai-nilai luhur kehidupan. Semangat inilah yang diwujudkan Bawaslu Provinsi Bali melalui aksi JALA BALI (Jaga Alam dan Lingkungan) di kawasan suci Pura Luhur Batukau, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini diikuti jajaran Bawaslu Provinsi Bali serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, bersama Anggota Bawaslu Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti.
Berlangsung di kawasan yang sarat nilai spiritual dan kearifan lokal Bali, kegiatan JALA BALI diawali dengan persembahyangan bersama. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, persembahyangan ini juga menjadi momentum memohon kerahayuan serta keseimbangan alam semesta.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan burung dan pemberian pakan ikan. Kedua aksi tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap kelestarian satwa sekaligus pengingat pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk lingkungan perairan darat.
Tidak berhenti pada aksi simbolis, kegiatan ditutup dengan penanaman pohon sebagai langkah nyata dalam mendukung pemulihan kawasan hijau dan menjaga fungsi ekologis lingkungan. Upaya ini menjadi wujud kepedulian bersama bahwa kelestarian alam membutuhkan tindakan konkret dan komitmen berkelanjutan.
Melalui JALA BALI, Bawaslu Provinsi Bali ingin menegaskan bahwa nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, dan integritas harus berjalan beriringan. Semangat menjaga alam menjadi refleksi penting bagi jajaran pengawas pemilu untuk terus menumbuhkan kesadaran, keteladanan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Menjaga alam dan menjaga demokrasi memiliki semangat yang sama: merawat kepercayaan, menjaga keseimbangan, dan memastikan keberlanjutan bagi generasi mendatang. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bali berharap pesan pelestarian lingkungan dan penguatan integritas moral dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan komitmen mengawal kedaulatan rakyat yang bersih, berintegritas, dan bermartabat.