Dari LKBB Bupati Cup XIII, Reika Ajak Generasi Muda Jadi Garda Demokrasi
|
Gianyar, 6 Juni 2026 – Semangat demokrasi dan kreativitas generasi muda berpadu dalam ajang Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Bupati Cup XIII Kabupaten Gianyar yang berlangsung di GOR Sila Dharma, Silakarang, Sabtu (6/6/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan oleh Bawaslu Kabupaten Gianyar untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepemiluan kepada para peserta dan masyarakat yang hadir.
Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, menegaskan pentingnya membangun kesadaran demokrasi sejak usia muda. Menurutnya, generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan arah demokrasi di masa depan.
"Anak muda harus melek demokrasi sejak dini. Pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara perlu ditanamkan sejak sekarang agar tumbuh generasi yang kritis, bertanggung jawab, dan peduli terhadap proses demokrasi," ujar Reika saat menyampaikan sosialisasi.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang menyasar kalangan pelajar dan generasi muda seperti LKBB Bupati Cup menjadi ruang yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, partisipasi, serta pengawasan terhadap jalannya proses pemilu dan pemilihan.
Menurut Reika, demokrasi tidak hanya menjadi urusan saat hari pemungutan suara, tetapi juga berkaitan dengan keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap tahapan agar berlangsung jujur, adil, dan berintegritas.
"Kami ingin anak-anak muda memahami bahwa demokrasi bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang menjaga dan mengawasi agar setiap proses berjalan sesuai aturan. Ketika generasi muda peduli, maka kualitas demokrasi juga akan semakin baik," tambahnya.
Lebih lanjut, Reika mengajak seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk menjadi bagian dari pengawas partisipatif. Ia menekankan bahwa pengawasan tidak dapat dilakukan oleh Bawaslu sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
"Bawaslu memiliki keterbatasan jumlah personel, sehingga peran masyarakat sangat penting. Kami mengajak generasi muda untuk menjadi mata dan telinga demokrasi, berani melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran, serta turut mengedukasi lingkungan sekitarnya tentang pentingnya pemilu yang berintegritas," tegasnya.
Kehadiran Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam ajang LKBB Bupati Cup XIII mendapat sambutan positif dari peserta maupun pendamping. Selain menjadi wadah pengembangan disiplin, kepemimpinan, dan kreativitas, kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga demokrasi.
Melalui sosialisasi yang dikemas secara komunikatif dan interaktif, Bawaslu Kabupaten Gianyar berharap semakin banyak anak muda yang memahami peran strategis mereka dalam kehidupan demokrasi. Dengan tumbuhnya kesadaran tersebut, diharapkan lahir generasi pengawas partisipatif yang mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di Kabupaten Gianyar.