Lompat ke isi utama

Berita

JALA Bawaslu Bali Ke-4 di Gianyar: Menanam Pohon, Menebar Harapan

JALA Bawaslu Bali Ke-4 di Gianyar: Menanam Pohon, Menebar Harapan

GIANYAR – Kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat. Pesan tersebut ditegaskan Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, saat memberikan sambutan dalam kegiatan JALA Bawaslu Bali yang digelar di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan JALA Bawaslu Bali yang memasuki pelaksanaan keempat ini menjadikan Kabupaten Gianyar sebagai tuan rumah. Mengusung semangat kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan dirangkaikan dengan penanaman pohon, penebaran benih ikan dan Penebaran eco enzyme sebagai bentuk nyata komitmen menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya keberlanjutan lingkungan.

Hartawan mengatakan, menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan membicarakannya. Kepedulian harus diwujudkan melalui langkah nyata yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, baik saat ini maupun bagi generasi mendatang.

“Kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau lembaga tertentu. Kita semua memiliki peran untuk menjaga, merawat, dan memastikan lingkungan tetap lestari. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, dampaknya akan sangat besar,” tegas Hartawan.

Menurutnya, penanaman pohon memiliki makna lebih dari sekadar menanam dan merawat tumbuhan. Pohon merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas lingkungan, membantu mempertahankan sumber air, mengurangi risiko kerusakan lingkungan, sekaligus menjadi investasi ekologis bagi generasi yang akan datang.

Demikian pula dengan penebaran benih ikan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan ekosistem perairan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut memelihara lingkungan perairan agar tetap sehat dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

“Menanam pohon berarti menanam kehidupan untuk masa depan. Menebarkan benih ikan juga bukan hanya tentang menambah populasi ikan, tetapi bagaimana kita ikut menjaga keseimbangan ekosistem. Karena lingkungan yang sehat akan kembali memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Hartawan.

Ia menambahkan, semangat pelestarian lingkungan juga sejalan dengan nilai-nilai yang terus dibangun Bawaslu, yakni kolaborasi dan kepedulian terhadap masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga, desa, komunitas, dan masyarakat.

“JALA Bawaslu Bali ini menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa Bawaslu tidak hanya hadir dalam konteks pengawasan pemilu, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan. Ini adalah bentuk kolaborasi, bahwa menjaga lingkungan adalah kepentingan bersama,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar I Ketut Mudana, Camat Sukawati, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Gianyar, Pj. Kepala Desa Guwang, serta perangkat Desa Adat Guwang.

Bagi Bawaslu Gianyar, menjadi tuan rumah JALA Bawaslu Bali keempat juga menjadi momentum untuk memperkuat pesan bahwa demokrasi dan lingkungan memiliki satu kesamaan penting keduanya membutuhkan kepedulian, partisipasi, serta tanggung jawab bersama.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti pada hari ini. Menjaga lingkungan sama dengan menjaga generasi. Apa yang kita tanam dan rawat hari ini, bukan hanya untuk kita nikmati, tetapi menjadi warisan kehidupan bagi anak cucu kita di masa depan. Karena ketika alam tetap lestari, generasi mendatang akan memiliki ruang untuk tumbuh, hidup, dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik,” pungkas Hartawan.