Jaga Integritas Pilkades, Bawaslu Gianyar Konsolidasi dengan Pemerintah Desa Belega
|
Gianyar - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Belega Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Gianyar terus mengintensifkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Selasa (23/6/2026), sebagai bagian dari upaya mewujudkan proses demokrasi yang berintegritas.
Kedatangan jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar diterima langsung oleh Kaur Perencanaan Desa Belega, Arya Suarta, yang mewakili Kepala Desa Belega karena sedang menjalankan agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Belega yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 mendatang.
“Pilkades bukan hanya proses memilih pemimpin desa, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh pihak perlu berperan aktif menjaga suasana yang kondusif, damai, dan menjunjung tinggi prinsip kejujuran serta keadilan,” ujar Hartawan.
Sementara itu, Arya Suarta menyampaikan apresiasi atas perhatian dan langkah yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam memberikan edukasi demokrasi kepada masyarakat Desa Belega. Menurutnya, sinergi antara penyelenggara dan pemerintah desa sangat diperlukan untuk menciptakan Pilkades yang berkualitas.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pemahaman dan penguatan kepada pemerintah desa terkait pentingnya menjaga proses demokrasi yang sehat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong partisipasi masyarakat dalam Pilkades nanti,” ungkap Arya.
Ia juga menjelaskan bahwa panitia Pemilihan Kepala Desa Belega telah terbentuk dan telah menerima pembekalan awal pada minggu sebelumnya sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Pilkades.
“Panitia sudah terbentuk dan telah mendapatkan pembekalan awal. Kami optimistis seluruh tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan dengan dukungan semua elemen masyarakat,” jelasnya.
Menutup kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Gede Sutirta, mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan memilih sebagai salah satu hak dasar warga negara dalam demokrasi. Ia mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab tanpa tekanan maupun pengaruh dari pihak mana pun.
“Setiap suara memiliki nilai yang sama dan menentukan arah pembangunan desa ke depan. Karena itu, masyarakat harus berani menggunakan hak pilihnya secara bebas, berdasarkan hati nurani, tanpa paksaan, intimidasi, maupun iming-iming dari pihak tertentu,” tegas Sutirta.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh elemen masyarakat Desa Belega dapat bersama-sama mengawal jalannya Pilkades agar berlangsung aman, damai, dan berintegritas.
“Demokrasi yang berkualitas lahir dari partisipasi masyarakat yang sadar akan hak dan tanggung jawabnya. Mari kita jadikan Pilkades Belega sebagai contoh pelaksanaan demokrasi yang bermartabat, partisipatif, dan membawa manfaat bagi kemajuan desa,” pungkasnya.
Kegiatan konsolidasi demokrasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam meningkatkan pendidikan politik masyarakat sekaligus memperkuat pengawasan partisipatif menjelang pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Gianyar tahun 2026.
Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.