Susun Rencana Kerja dan Anggaran, Bawaslu Gianyar Bidik Penguatan Kelembagaan
|
GIANYAR – Penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), sinkronisasi program kerja, serta kolaborasi antarlembaga menjadi perhatian utama Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam menyusun rencana kerja dan anggaran. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Bawaslu Kabupaten Gianyar yang dilaksanakan pada Kamis (22/10/2026).
Dalam arahannya, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Provinsi Bali menegaskan pentingnya semangat belajar dan pengembangan diri secara berkelanjutan bagi seluruh jajaran Bawaslu. Menurutnya, tantangan kelembagaan yang terus berkembang menuntut setiap personel untuk senantiasa meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta beradaptasi dengan kebutuhan organisasi.
“Jangan pernah berhenti untuk terus belajar dan mengasah diri. Setiap jajaran harus memiliki kemauan untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat kompetensi, dan mengembangkan kemampuan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM perlu berjalan beriringan dengan perencanaan program yang terarah dan terukur. Dengan demikian, setiap program yang disusun tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap penguatan kelembagaan dan pelaksanaan tugas Bawaslu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali, Ida Bagus Putu Adinatha, beserta jajaran staf, serta perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Suardika.
Rapat dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan. Dalam sambutannya, Hartawan menekankan pentingnya membangun komunikasi dan menyelaraskan program kerja dengan para pemangku kepentingan, khususnya Kesbangpol Kabupaten Gianyar.
“Kami berharap Kesbangpol Kabupaten Gianyar dapat terus menyinkronkan program kerja dengan Bawaslu Gianyar. Melalui koordinasi dan kolaborasi yang baik, program-program yang disusun diharapkan dapat saling mendukung, berjalan lebih efektif, serta memberikan manfaat bagi penguatan demokrasi dan kesiapan menghadapi agenda kepemiluan mendatang,” ujar Hartawan.
Ia menambahkan, sinergi antarlembaga perlu dibangun sejak tahap perencanaan agar pelaksanaan program dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dan prioritas masing-masing instansi. Dengan komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkesinambungan, berbagai potensi kendala dapat diantisipasi lebih awal sehingga pelaksanaan program menjadi lebih optimal.
Menanggapi harapan tersebut, I Gusti Ngurah Suardika menyampaikan bahwa koordinasi antara Kesbangpol dan Bawaslu Kabupaten Gianyar selama ini telah berjalan secara sinergis dalam koridor tugas dan kewenangan masing-masing lembaga. Ia berharap hubungan baik tersebut dapat terus dipertahankan sekaligus diperkuat melalui kolaborasi yang lebih konkret.
“Selama ini, koordinasi antara Kesbangpol dan Bawaslu Gianyar telah berjalan dengan baik dan sinergis sesuai dengan tugas masing-masing. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat sinergi tersebut, termasuk melalui kolaborasi dalam penyusunan program kerja dan anggaran. Dengan komunikasi yang berkelanjutan, diharapkan program yang direncanakan dapat saling mendukung dan dilaksanakan secara lebih efektif,” ungkap Suardika.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bali, Ida Bagus Putu Adinatha, menyatakan dukungannya terhadap upaya Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Ia menilai, eksistensi dan peran kelembagaan perlu terus ditingkatkan agar Bawaslu memiliki posisi tawar (bargaining power) yang kuat di hadapan pemerintah daerah maupun para pemangku kepentingan lainnya.
“Eksistensi lembaga harus terus diperkuat melalui kinerja yang nyata, program yang terencana, serta pelaksanaan tugas yang profesional dan akuntabel. Bawaslu perlu menunjukkan kontribusi dan manfaatnya bagi masyarakat sehingga keberadaan lembaga semakin dipahami dan mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurutnya, penyusunan rencana kerja dan anggaran harus dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, skala prioritas, serta efektivitas penggunaan sumber daya yang tersedia. Perencanaan yang matang akan menjadi landasan penting dalam memastikan setiap program dapat dilaksanakan secara terukur dan mendukung pencapaian tujuan kelembagaan.
Melalui rapat ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar berharap mampu menghasilkan perencanaan kerja dan anggaran yang lebih terarah, realistis, serta selaras dengan kebutuhan organisasi. Penguatan kapasitas SDM, komunikasi lintas lembaga, dan sinkronisasi program menjadi bagian penting dalam membangun kelembagaan yang semakin solid.