Aksi Nyata Bawaslu: Dari Pengawasan Pemilu Hingga Kepedulian Sosial
|
Tabanan - Aksi kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Bawaslu Provinsi Bali serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali dengan menyambangi warga kurang mampu di wilayah Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Bali tersebut menjadi wujud nyata bahwa Bawaslu tidak hanya hadir sebagai lembaga pengawas pemilu, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian sosial terhadap kondisi warga di sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Bawaslu menyerahkan bantuan dan berdialog langsung dengan masyarakat guna mengetahui kondisi yang dihadapi warga sehari-hari. Kehadiran Bawaslu di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat dan rasa kepedulian bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap sesama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Gede Sutirta. Dirinya mengapresiasi langkah kemanusiaan yang dilakukan Bawaslu Provinsi Bali dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah lainnya.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Bawaslu bukan hanya hadir saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga hadir untuk masyarakat. Kepedulian sosial harus terus ditumbuhkan karena pada dasarnya kita semua adalah bagian dari masyarakat yang saling membutuhkan,” ujar Sutirta.
Ia juga menegaskan bahwa nilai kemanusiaan dan gotong royong harus tetap dijaga di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini.
“Kami berharap aksi sosial seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja. Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang dapat disentuh dan dibantu, sehingga kehadiran Bawaslu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Warga merasa terbantu dan mengaku senang atas perhatian yang diberikan oleh Bawaslu, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih cukup sulit bagi sebagian masyarakat.