Lompat ke isi utama

Berita

Deklarasi Damai Pilkel Serentak 2026, Teguhkan Komitmen Pilkades Jujur dan Berintegritas

Deklarasi Damai Pilkel Serentak 2026, Teguhkan Komitmen Pilkades Jujur dan Berintegritas

GIANYAR — Semangat mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 yang aman, tertib, dan berintegritas ditegaskan melalui kegiatan Deklarasi Damai Calon Perbekel, yang berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, di Balai Budaya Gianyar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, yang turut menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh pihak untuk menjaga setiap tahapan Pilkel agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Deklarasi damai ini menjadi momentum penting untuk membangun komitmen bersama di antara seluruh calon perbekel agar proses demokrasi di tingkat desa dapat berlangsung secara sehat dan bermartabat. Persaingan dalam merebut kepercayaan masyarakat diharapkan tidak menghilangkan semangat persaudaraan, sportivitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Sebagai bentuk komitmen bersama, Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar turut menandatangani Deklarasi Damai bersama para calon perbekel dan pihak terkait lainnya. Penandatanganan ini menjadi simbol kesepakatan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan nilai-nilai demokrasi dalam seluruh proses Pilkel.

Dengan diikuti calon perbekel dari 26 desa, deklarasi ini diharapkan menjadi titik awal bagi terciptanya kompetisi yang sehat. Perbedaan pilihan tidak seharusnya menjadi alasan munculnya konflik, melainkan menjadi bagian dari dinamika demokrasi yang harus disikapi dengan dewasa.

Pilkel Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar pun diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa. Menang atau kalah dalam sebuah kontestasi adalah bagian dari demokrasi, namun menjaga persatuan, kejujuran, dan kedamaian merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui deklarasi damai tersebut, seluruh calon perbekel diharapkan mampu menjadi teladan dalam menghadirkan kontestasi yang bermartabat, sehingga Pilkel Serentak 2026 tidak hanya menghasilkan pemimpin desa pilihan masyarakat, tetapi juga meninggalkan proses demokrasi yang bersih, damai, dan berintegritas.