Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gianyar Ikuti Diskusi Penguatan Kehumasan, Bahas Kendala Pengumpulan Data Assessment 2025

Bawaslu Gianyar Ikuti Diskusi Penguatan Kehumasan, Bahas Kendala Pengumpulan Data Assessment 2025

Gianyar, 24 Oktober 2025 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gianyar mengikuti kegiatan diskusi terbuka terkait berbagai kendala dan hambatan dalam pengumpulan data assessment kehumasan tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali, Jumat (24/10).

Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh seluruh jajaran humas Bawaslu kabupaten/kota se-Bali. Acara ini menjadi wadah penting untuk saling bertukar informasi dan pengalaman, sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan tugas kehumasan di lingkungan Bawaslu.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Pengawasan dan Hubungan Masyarakat (Humas) Bawaslu Provinsi Bali, Ni Luh Supri Cahayani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas partisipasi aktif rekan-rekan Humas dari seluruh Bawaslu kabupaten/kota. Kehadiran dan komitmen rekan-rekan menjadi bukti nyata semangat kita bersama untuk memperkuat fungsi publikasi dan transparansi informasi di lingkungan Bawaslu,” ujar Ni Luh Supri Cahayani.

Ni Luh Supri juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-Humas dalam menjaga konsistensi dan akurasi informasi publik yang disampaikan kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa fungsi kehumasan bukan sekadar menyebarkan informasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membangun citra positif dan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas dan kinerja bidang kehumasan. Diharapkan, hasil diskusi ini dapat menjadi langkah awal menuju sistem pelaporan publikasi yang lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan standar nasional Bawaslu RI.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik antar-jajaran humas merupakan kunci utama dalam mewujudkan Bawaslu yang informatif, transparan, dan terpercaya.