Bawaslu Gianyar Lakukan Uji Petik, Banyak Temui Data Tidak Valid.
|
Dalam rangka memastikan keakuratan dan validitas data pemilih, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar turun langsung ke lapangan melakukan uji petik. Uji petik ini dilakukan terkait data PDPB yang telah di plenokan oleh KPU Gianyar. Uji petik menyasar warga di Desa Guwang,Sukawati, Gianyar yang mana datanya berstatus Pemilih Baru. Uji petik ini dilakukan Selasa (16/9/2025).
Uji petik ini secara khusus menyasar data pemilih baru di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Hasilnya cukup mengejutkan. Dari enam data yang ditargetkan, Bawaslu menemukan bahwa enam nama yang terdaftar sebagai pemilih baru ternyata sudah meninggal dunia. Dari keenam nama tersebut, hanya dua di antaranya yang sudah memiliki akta kematian.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Gianyar, I Wayan Budi Mahendra, menyatakan bahwa validitas data pemilih adalah kunci untuk meningkatkan kualitas demokrasi. “Kami ingin memastikan data yang diplenokan KPU Gianyar benar-benar akurat. Data pemilih yang valid adalah fondasi dari pemilu yang berkualitas,” ujarnya.
Menindaklanjuti temuan ini, Bawaslu Gianyar akan segera mengirimkan surat saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Gianyar. Surat ini sebagai catatan dan masukan penting untuk perbaikan data pemilih yang lebih akurat. Langkah ini diharapkan dapat mencegah masalah serupa di masa depan dan memastikan setiap suara terhitung dengan benar dan mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Temuan ini menjadi pengingat penting akan tantangan dalam menjaga keakuratan daftar pemilih dan betapa krusialnya peran Bawaslu dalam mengawasi setiap tahapan proses pemilu demi terwujudnya pemilu yang jujur dan adil.