Data Bergerak, Administrasi Harus Mengikuti: Bawaslu Gianyar Konsolidasi dengan PKB
|
Gianyar - Bawaslu Kabupaten Gianyar mendorong partai politik untuk terus memperbarui data kepengurusan dan keanggotaan secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan data yang digunakan dalam penyelenggaraan pemilu tetap akurat dan sesuai dengan kondisi faktual.
Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, saat melaksanakan Konsolidasi Demokrasi dan koordinasi pemutakhiran data partai politik berkelanjutan bersama DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gianyar, Rabu (30/9/2026), di Sekretariat DPC PKB Gianyar.
Hartawan mengatakan pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam mempersiapkan penyelenggara maupun peserta menghadapi pemilu mendatang.
“Data partai politik harus terus diperbarui. Dengan data yang akurat dan mutakhir, penyelenggara maupun peserta pemilu akan lebih mudah mempersiapkan tahapan pemilu mendatang,” ujar Hartawan.
Anggota Bawaslu Gianyar, I Wayan Gede Sutirta, menambahkan bahwa perubahan data harus segera disesuaikan dalam SIPOL, termasuk ketika terjadi perpindahan sekretariat, pergantian kepengurusan maupun perubahan status keanggotaan.
“Pemutakhiran data ini penting untuk memastikan data parpol sesuai dengan kondisi sebenarnya. Jika ada pergantian kepengurusan, perpindahan sekretariat atau anggota yang sudah meninggal dunia, datanya harus segera diperbarui di SIPOL,” tegas Sutirta.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Gianyar, Sunarto, menyampaikan pihaknya telah memasukkan sekitar 600-an data anggota ke dalam SIPOL. Ia mengakui pemutakhiran perlu dilakukan secara berkala mengingat data kependudukan bersifat dinamis.
“Data kependudukan dapat berubah sewaktu-waktu, baik karena perubahan identitas, meninggal dunia, pindah domisili maupun perubahan status kependudukan lainnya. Karena itu, data keanggotaan juga harus terus disesuaikan,” jelas Sunarto.
Bawaslu Gianyar berharap koordinasi tersebut dapat memperkuat kesadaran partai politik untuk menjaga data tetap akurat, mutakhir, dan sesuai kondisi faktual sebagai bagian dari kesiapan menghadapi pemilu mendatang.