Jaga Lingkungan Kerja, Wujudkan Kinerja Bawaslu yang Lebih Berkualitas
|
Membangun lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung peningkatan kualitas kinerja organisasi. Semangat tersebut menjadi pesan utama yang disampaikan Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Jumat Sehati dan Jumpa Berlian yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 1 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Herwyn menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dari hal-hal besar, melainkan dapat diwujudkan dari lingkungan kerja masing-masing. Menurutnya, kantor yang bersih, tertata, dan ramah lingkungan akan menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta mendukung penyelesaian tugas-tugas kelembagaan secara optimal.
"Ketika kita mampu menjaga lingkungan kerja sendiri, maka kita juga akan lebih siap dan lebih baik dalam menyelesaikan berbagai tugas dan tanggung jawab organisasi ke depan," tegasnya.
Rapat koordinasi ini menjadi ruang diskusi sekaligus wadah berbagi pengalaman bagi seluruh jajaran Bawaslu dalam membangun budaya kerja yang sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan. Selain mempererat koordinasi antarsatuan kerja, kegiatan ini juga memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perkantoran yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan materi mengenai Rencana Pengelolaan Lingkungan yang disampaikan oleh Dosen Universitas Negeri Manado, Felly Ferol Warouw. Dalam paparannya dijelaskan bahwa pengelolaan lingkungan perkantoran harus dilaksanakan secara sistematis sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025. Regulasi tersebut menjadi pedoman dalam menyusun dokumen pengelolaan lingkungan yang mendukung terciptanya kantor pemerintahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya penerapan prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, efisiensi penggunaan sumber daya, hingga penataan kawasan perkantoran yang memenuhi aspek keberlanjutan.
Kegiatan ditutup oleh Deputi Bidang Administrasi, La Bayoni, yang kembali menegaskan pentingnya implementasi Surat Edaran tentang Panduan Desain Arsitektural dan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi dan Kabupaten/Kota. Ia berharap seluruh Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota dapat segera mengimplementasikan panduan tersebut secara konsisten sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu terus menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya memperkuat kualitas pengawasan pemilu, tetapi juga membangun budaya organisasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. Dengan lingkungan kerja yang lebih baik, diharapkan kinerja kelembagaan semakin profesional, efektif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.