Lompat ke isi utama

Berita

Komitmen Bawaslu Gianyar, IKU Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas.

Komitmen Bawaslu Gianyar, IKU Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas.

DENPASAR — Bawaslu Kabupaten Gianyar memperkuat komitmen terhadap peningkatan kinerja dan akuntabilitas kelembagaan melalui Forum Diskusi Evaluasi Implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) 2026 dan Integrasi E-Monev CERMAT, yang digelar di Duta Orchid Garden Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar turut hadir bersama jajaran Bawaslu Provinsi Bali dan Bawaslu Kabupaten/Kota yang diundang. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan pemahaman jajaran terhadap implementasi IKU dan mekanisme monitoring kinerja.

Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, mengapresiasi fasilitasi forum oleh Bawaslu RI. Ia menekankan bahwa IKU memiliki peran penting dalam mengukur sekaligus mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas kelembagaan.

Penguatan kinerja juga tidak terlepas dari kesiapan sumber daya manusia dan sekretariat. Dalam forum disampaikan perkembangan tiga Bawaslu Kabupaten/Kota di Bali yang telah berstatus satuan kerja, yakni Badung, Tabanan, dan Denpasar. Kondisi tersebut menjadi bagian dari proses penguatan tata kelola kelembagaan, sekaligus menjadi dorongan bagi enam Bawaslu Kabupaten/Kota lainnya yang belum berstatus satuan kerja untuk mempersiapkan pemenuhan persyaratan yang diperlukan.

Sementara itu, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menegaskan bahwa IKU tidak boleh berhenti pada penandatanganan atau sebatas dokumen administratif.

Menurutnya, setiap indikator harus menjadi acuan dalam melaksanakan pekerjaan, mengukur capaian, serta melakukan evaluasi terhadap kinerja organisasi. Hal tersebut penting mengingat pelaksanaan tugas Bawaslu menggunakan anggaran negara sehingga setiap program dan kegiatan harus dapat dipantau serta dipertanggungjawabkan hasilnya.

Forum kemudian dilanjutkan dengan evaluasi implementasi IKU Tahun 2026 dan pembahasan integrasi E-Monev CERMAT. Integrasi ini diarahkan untuk memperkuat monitoring dan evaluasi agar capaian kinerja pada setiap tingkatan organisasi dapat terdokumentasi secara sistematis dan terukur.

Melalui forum tersebut, Bawaslu Gianyar turut memperkuat budaya kerja berbasis kinerja, memastikan setiap tugas tidak hanya terlaksana, tetapi juga menghasilkan capaian yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.