KPU dan Bawaslu Gianyar: Dukungan Nyata Pemerintah Desa Menentukan Kualitas Data Pemilih
|
Gianyar, 23 Oktober 2025 — Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Gianyar di Balai Serbaguna Kantor Camat Tampaksiring.
Acara ini juga dirangkaikan dengan Penyuluhan Hukum di Kecamatan Tampaksiring. Kegiatan ini menghadirkan lima narasumber lintas lembaga yang berkompeten di bidangnya, menandai sinergi penting antara dunia hukum dan penyelenggara pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi.
Lima narasumber yang hadir yakni Ratih Rosmayuani, Penyuluh Hukum Ahli Madya dari Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bali; Ni Made Sri Asri Utami, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Gianyar; I Made Wiguna, Hakim Pengadilan Negeri Gianyar; Ni Putu Nilawati, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK Bali; serta Dewa Ngakan Nyoman Suardita, Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Gianyar.
Dalam paparannya, Dewa Ngakan Nyoman Suardita menjelaskan tentang progress Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 di Kabupaten Gianyar. Ia menekankan bahwa dukungan dari pemerintah desa menjadi faktor kunci dan fondasi utama dalam menyukseskan program PDPB.
“Dukungan dari pemerintah desa tidak bisa hanya berupa imbauan semata, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk komitmen nyata,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bentuk konkret dukungan tersebut. Pertama, melalui koordinasi dan sinergi yang intensif antara perangkat desa dan penyelenggara pemilu, termasuk fasilitasi pertemuan koordinasi serta pemberian akses terhadap data kependudukan yang dimiliki desa. Kedua, dukungan infrastruktur dan administratif, seperti penyediaan ruangan untuk proses verifikasi data dan pelaporan cepat setiap perubahan administratif di tingkat desa.
“Tanpa kolaborasi yang kuat dari pemerintah desa, pemutakhiran data pemilih berisiko hanya menjadi kegiatan seremonial. Padahal, akurasi dan dinamika data pemilih sangat menentukan kualitas dan integritas pemilu ke depan,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen KPU dan Bawaslu Gianyar dalam membangun kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pemilu yang akurat, inklusif, dan berintegritas. Dengan dukungan semua pihak, terutama pemerintah desa, diharapkan proses PDPB di Gianyar dapat menjadi model praktik terbaik dalam pengelolaan data pemilih berkelanjutan di Bali.