Menjaga Demokrasi dan Alam, Bawaslu Gianyar Hadiri JALA Bali 2026
|
Karangasem - Komitmen menjaga demokrasi tidak hanya diwujudkan melalui pengawasan pemilu, namun juga lewat kepedulian terhadap alam dan lingkungan. Hal tersebut ditunjukkan oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar saat turut ambil bagian dalam kegiatan JALA (Jaga Alam dan Lingkungan) Bali yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali di Pura Pengubengan Besakih, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan keharmonisan antara manusia dengan alam. Suasana khidmat yang menyelimuti rangkaian kegiatan menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Melalui kegiatan JALA Bali ini, jajaran Bawaslu tidak hanya hadir sebagai penyelenggara pemilu, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap kelestarian alam. Semangat menjaga lingkungan dinilai sejalan dengan nilai-nilai pengabdian dan tanggung jawab sosial yang harus dimiliki setiap lembaga publik.
“Sebagai lembaga penyelenggara pemilu, kita tidak hanya memiliki tanggung jawab menjaga demokrasi, tetapi juga menjaga lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang,” menjadi semangat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Partisipasi Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan berbasis nilai spiritual dan budaya lokal Bali. Dengan menjaga alam, diharapkan tercipta kehidupan yang harmonis, seimbang, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Kegiatan JALA Bali pun diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas segelintir pihak, melainkan kewajiban bersama demi keberlanjutan kehidupan di masa depan.