Tak Mau Data “Fiktif”, Bawaslu Gianyar Sidak Langsung Warga Kemenuh
|
Gianyar - Pengawasan data pemilih kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar turun langsung ke lapangan untuk memastikan data administratif benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menegaskan bahwa pengawasan ini bukan sekadar rutinitas kelembagaan, melainkan bentuk komitmen serius dalam menjaga integritas pemilu. Hal tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan pengawasan pencocokan terbatas data pemilih yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Gianyar di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Selasa (28/4/2026).
“Pengawasan ini merupakan komitmen kami sebagai lembaga pengawas pemilu untuk memastikan bahwa data administratif tidak hanya tertib di atas kertas, tetapi juga sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Validitas data pemilih adalah kunci utama dalam mewujudkan pemilu yang jujur dan berintegritas,” tegas Hartawan.
Ia juga menambahkan, pengawasan yang dilakukan tidak berhenti pada level administrasi di kantor desa, tetapi menyasar langsung masyarakat hingga ke tingkat banjar. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir potensi kesalahan data, seperti pemilih yang tidak lagi berdomisili atau perubahan status lainnya.
“Pengawasan hari ini kami lakukan secara langsung dengan mendatangi warga di Banjar Tengkulak Kaja. Ini penting agar kami bisa memastikan secara faktual, bukan hanya berdasarkan laporan administratif,” jelasnya.
Dari hasil pengawasan di lapangan, Bawaslu menemukan dua warga yang sebelumnya tercatat sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung, keduanya diketahui telah kembali dan berdomisili di Bali sejak beberapa bulan terakhir serta telah melaporkan kepulangannya ke kantor desa setempat.
“Temuan ini menunjukkan pentingnya pengawasan langsung. Jika hanya mengandalkan data administratif, maka potensi ketidaksesuaian bisa saja terjadi. Dengan turun ke lapangan, kami memastikan setiap data benar-benar akurat dan mutakhir,” tambah Hartawan.
Bawaslu Gianyar menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara melekat dan berkelanjutan dalam setiap tahapan pemutakhiran data pemilih. Hal ini sebagai bagian dari upaya memastikan setiap warga negara yang memiliki hak pilih benar-benar terdata dengan tepat.
“Data pemilih ini juga akan menjadi dasar dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkel) yang tahapannya akan dimulai pada bulan Mei mendatang. Oleh karena itu, akurasi data menjadi krusial agar seluruh warga Desa Kemenuh yang telah memiliki hak pilih dapat terdaftar dengan tepat dan menggunakan hak suaranya secara optimal pada saat pelaksanaan Pilkel nanti,” pungkasnya.