Jaga Alam, Jaga Demokrasi, Bawaslu Gianyar Tanamkan Kepedulian Lingkungan
|
Denpasar— Menjaga demokrasi tidak hanya tentang memastikan proses pemilu berjalan berintegritas, tetapi juga tentang menjaga lingkungan sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, saat mengikuti kegiatan JALA (Jaga Alam dan Lingkungan) Bawaslu Bali di Pura Luhur Candi Narmada Tanah Kilap, Kota Denpasar, Kamis (27/8/2026).
Hartawan menyampaikan, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Menurutnya, demokrasi yang tumbuh di tengah masyarakat harus berjalan seiring dengan kesadaran untuk menjaga alam dan keberlanjutan lingkungan.
“Menjaga demokrasi adalah tanggung jawab kita bersama. Namun, di saat yang sama, kita juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam dan lingkungan. Keduanya membutuhkan kepedulian, komitmen, dan tindakan nyata,” ujar Hartawan.
Ia menambahkan, kegiatan JALA tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan harus dimulai dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, seperti menanam pohon dan menebarkan benih ikan. Tetapi dari langkah kecil inilah kita menanamkan kepedulian dan meninggalkan manfaat bagi generasi yang akan datang,” lanjutnya.
Kegiatan JALA Bawaslu Bali diawali dengan persembahyangan bersama sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus memohon kelancaran dalam pelaksanaan kegiatan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon dan penebaran benih ikan di kawasan Pura Luhur Candi Narmada Tanah Kilap.
Bagi Bawaslu Gianyar, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat nilai gotong royong di lingkungan kelembagaan.
Hartawan menegaskan, semangat menjaga alam perlu menjadi bagian dari budaya kerja dan kehidupan sehari-hari, tidak berhenti pada momentum kegiatan tertentu.
“Kita ingin kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan. Dengan menjaga alam, kita turut menjaga ruang kehidupan yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut diikuti oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar I Wayan Gede Sutirta dan Ni Luh Putu Reika Chrisyanti beserta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Gianyar Ni Putu Mirayani, bersama jajaran Bawaslu se-Bali.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu meneguhkan bahwa menjaga demokrasi dan menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Sebab, demokrasi yang baik bukan hanya diwariskan melalui nilai dan keteladanan, tetapi juga melalui alam yang tetap lestari untuk generasi mendatang.